Seorang Nelayan Lansia di Kotim Hilang di Sungai Mentaya

Kepala BPBD Kotim, Multazam
TINTABORNEO.COM, Sampit – Seorang lansia yang berprofesi sebagai nelayan di Desa Camba, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dinyatakan hilang atau tenggelam saat mencari ikan di Sungai Mentaya, pada Jumat (21/3/2025) malam.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Multazam menyampaikan bahwa pihaknya baru menerima informasi orang hilang tenggelam tersebut pada Sabtu (22/3) sekitar pukul 08.26 WIB.
“Kita baru menerima informasinya pagi ini, namun untuk estimasi kejadiannya terjadi pada malam tadi. Korban bernama Daramin usia 69 tahun warga asal Desa Camba,” ungkap Multazam, Sabtu (22/3/2025).
Ia menjelaskan, kejadian hilangnya korban tersebut diketahui setelah teman korban menemukan perahu, sementara korban tidak ada. Setelah dicari tidak ditemukan, saksi langsung melaporkannya kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kota Besi melalui Kepala Pos SAR Sampit.
Lanjutnya, untuk upaya yang dilakukan BPBD Kotim saat ini adalah melakukan klarifikasi dan pengayaan data dan informasi melalui koordinasi lintas sektor, persiapan personil dan peralatan TRC dan operasi akan bergabung dengan Tim Pos SAR Sampit (Basarnas).
Sedangkan persiapan unit yang akan dipakai untuk operasi ini ada roda 4 taktis lengkap 1 unit, Rubber board 1 unit dan kelengkapan, pelampung, peralatan penerangan, unit Nirawak (optional) dan roda 2 Trail 1 unit.
“Ada beberapa resiko dalam melaksanakan operasi ini diantaranya adalah arus air cukup deras, potensi hewan liar (buaya) dan uaca ekstrem. Namun, kami akan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan korban,” tandasnya. (ri)