Dua Bangunan di Bukit Sentuai Terbakar Saat Salat Jumat

|
<p>Rumah milik Suhay warga Desa Tumbang Penyahuan, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotim, saat terbakar pada Jumat (21/3/2025) siang. </p>

Rumah milik Suhay warga Desa Tumbang Penyahuan, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotim, saat terbakar pada Jumat (21/3/2025) siang. 


TINTABORNEO.COM, Sampit – Dua unit bangunan berupa rumah dan gedung walet milik Suhay warga Desa Tumbang Penyahuan, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ludes terbaka, pada Jumat (21/3/2025). 

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.50 WIB saat berlangsungnya sholat Jumat. Api baru dapat dipadamkan oleh warga desa setempat dengan dibantu oleh anggota Posramil 1015-08 Kecamatan Bukit Santuai pada pukul 14.00 WIB.

“Untuk penyebab dari kebakaran rumah tersebut masih belum jelas. Tapi, kalau asal api itu dari rumah Suhay itu sendiri yang pada saat itu pemiliknya tidak ada di desa,” kata Staf Kecamatan Bukit Santuai, Agus Hariyadi, Sabtu (22/3/2025). 

Agus menjelaskan, kebakaran tersebut awalnya hanya bangunan rumah milik Suhay. Namun, karena bangunan rumah tersebut terbuat dari bahan kayu sehingga api cepat menyebar dan mengenai bangunan walet yang berapa di samping. 

“Karena saat itu warga banyak yang sholat Jumat, sehingga membuat warga desa tidak sigap untuk memadamkan api dan membuat api menjadi besar dan menyebar ke samping kiri dan kanan dari rumah yang mengakibatkan bangunan walet Suhay juga ikut terbakar,” jelasnya. 

Beruntung atas kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa dan nilai kerugian belum diketahui secara pasti. Untuk meringankan beban korban, Aparatur desa diminta agar membuat surat secara resmi kepada Dinas-Dinas terkait Pemerintah Kabupaten Kotim dan pihak ketiga untuk meminta bantuan terhadap korban. 

“Tadi sudah disampaikan juga kepada Pemerintah Desa Tumbang Penyahuan melalui Aparatur Desanya, agar membuat surat secara resmi kepada pemerintah daerah dan pihak ketiga agar kiranya berkenan memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian sehingga dapat membantu meringankan beban warga yang mengalami musibah kebakaran,” tandasnya. (ri)